Sabtu, 29 Mei 2010

5 cm

“Kamu taruh disini. 
Jangan menempel di kening. 
Biarkan dia..
menggantung..
mengambang..
5 sentimenter..
di depan kening kamu..”

“Jadi dia nggak akan pernah lepas dari mata kamu. Dan kamu bawa mimpi dan keyakinan kamu itu setiap hari, kamu lihat setiap hari, dan percaya bahwa kamu bisa. Apa pun hambatannya, bilang sama diri kamu sendiri, kalo kamu percaya sama keinginan itu dan kamu nggak bisa menyerah. Bahwa kamu akan berdiri lagi setiap kamu jatuh, bahwa kamu akan mengejarnya sampai dapat, apa pun itu, segala keinginan, mimpi, cita-cita, keyakinan diri..”

“.. Biarkan keyakinan kamu, 5 sentimeter menggantung mengambang di depan kening kamu. Dan.. sehabis itu yang kamu perlu.. cuma.. ”

“Cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat ke atas.”

“Lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja..”
“Dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya..”
“Serta mulut yang akan selalu berdoa..”

“Dan kamu akan selalu dikenang sebagai seorang yang masih punya mimpi dan keyakinan, bukan cuma seonggok daging yang hanya punya nama. Kamu akan dikenang sebagai seorang yang percaya pada kekuatan mimpi dan mengejarnya, bukan seorang pemimpi saja, bukan orang biasa-biasa saja tanpa tujuan, mengikuti arus dan kalah oleh keadaan. Tapi seorang yang selalu percaya akan keajaiban mimpi, keajaiban cita-cita, dan keajaiban keyakinan manusia yang tak terkalkulasikan dengan angka berapa pun. Dan kamu nggak perlu bukti apakah mimpi-mimpi itu akan terwujud nantinya karena kamu hanya harus mempercayainya.”
“Percaya pada.. 5 sentimeter di depan kening kamu"

(5cm- Donny Dhirgantoro)

kknm itu (part 1)


Mau sedikit share pengamalan waktu KKN, hmm klo ditanya kesannya, biasa ajahh tuh!! Bonusnya cuma dapet temen baru lintas fakultas. Sempet mengalami homesick juga, gak parah sih yaa palingan kangen kamar, kangen keluarga, kangen si PAM-PAM (red.boneka pandaku), kangen my R, hehe..

KKNM periode sekarang bisa milih tempat dan daftarnya via web dibagi kedalam 3 kabupaten yaitu Kab. Subang (40 desa), Kab. Kuningan (14 desa), dan Kab. Indramayu (20 desa). Waktu milih sempet bingung juga milih Subang ato Kuningan. Tanya sana sini anak kelas sih rata-rata pada milih Subang coz tempatnya gak begitu jauh sama Bandung jadi bisa bolak-balik. Tapi ya menurut aku sih gak masalah tempatnya mau jauh ato deket yang jelas pengen bener-bener ngerasain tinggal di desa. Dan yang paling penting udaranya. Aku tuh paling gak suka tinggal di daerah yang udaranya panas kayak Jakarta, Jogja, dll. Hareudang bo!

Dengan berat hati, akhirnya aku ikut temen buat milih di Subang, sebenernya sih aku lebih milih Kuningan. Bingung mau dilanjutin ikutan apa ikut periode berikutnya aja. Dipikir-pikir ya udah lah, toh mau sekarang mau nanti sama-sama aja. Subang I’m coming (Zzzz)!!!! Kecamatan Cipunagara, Desa Wanasari, Kab. Subang.

Jumat, 15 Januari 2010 semua peserta KKN wajib kumpul di seputaran kampus Jatinangor. Bus-bus udah berjejer rapi siap mengangkut peserta, satu bus untuk dua desa yang berdekatan. So, udah kebayang kan banyak banged busnya? :) Sebelum dilepas ke desanya masing, semua peserta yg memilih Subang singgah sejenak di Kantor Bupati Subang untuk diberi sedikit pengarahan tentang visi, misi, program kab. Subang. Oiaa,, bule ikutan KKN juga lho, mereka ditempatkan di beberapa desa Kec. Cipunagara.

Wow, desa yang saya pilih ternyata lumayan terpelosok juga, dari jalan raya masuk lagi melewati perkebunan tebu yang panjang banged, kebayang kalo malem-malem pasti spooky banged. Malam pertama saya gak bisa tidur, gila nyamuknya itu lho ganas banged padahal udah pake lotion penangkal nyamuk teteup aja nguing-nguing di pipi. Oia kebetulan waktu itu lagi musim rambutan dan depan rumah ada pohon rambutan, ya udah kenyang lah makan rambutan.